Berlangganan Artikel Kami, Masukan alamat email anda:

Tampilkan postingan dengan label nusa dua. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label nusa dua. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Desember 2012

Teknologi Ini Gunakan Aliran Darah Sebagai Password


NUSA DUA - Fujitsu memperkenalkan inovasi teknologinya dalam hal keamanan yakni PalmSecure. Inovasi terbaru Fujitsu ini menggunakan teknologi otentifikasi biometrik pembuluh darah telapak tangan yang dapat digunakan sebagai password.

"Kalo sidik jari masih ada celah untuk bobol, karenanya kami mencoba membuat inovasi baru yang lebih aman," kata Product Manager - Emerging Product Infrastruktur Services & Solution, Yusak Yuswanto Yohannes Media Gathering Fujitsu di Nusa Dua, Jumat (7/12/2012). 

Dijelaskan Yusak, indentifikasi data seseorang menggunakan aliran darah termasuk teknologi yang aman. Di mana proses verifikasi data terdapat di dalam tubuh sehingga kecil kemungkinan terjadi kekeliruan. 

"Kalo pakai sidik jari misalnya, kuman dan beberapa resiko lainnya dapat menyebabkan kesalahan dalam verfikasi, bahkan bisa saja orang yang tidak bertanggung jawab memalsukan sidik jari," paparnya. 

Teknologi verifikasi pembuluh darah pada telapak tangan, diklaim perusahaan asal Jepang itu sebagai metode yang dapat meningkatkan akurasi verifikasi di kelasnya. Unggulnya, inovasi ini dapat digunakan tanpa bersentuhan dengan perangkat. 

Rangkul Mitra
Fujitsu bekerja sama dengan sejumlah mitra guna mamperluas aplikasi teknologi PalmSecure untuk memenuhi kebutuhan berbagai industri.

Selain itu, perusahaan asal Jepang ini juga akan menyelenggarakan Fujitsu Inovation Challenge - PalmSecure, guna mendorong inovasi para mahasiswa dengan menggunakan teknologi verifikasi pembuluh darah telapak tangan.

"Pemenang kompetisi akan memperoleh kesempatan untuk mengunjungi fasilitas Riset dan Pengembangan (R&D) Fujitsu," kata Country Head Human Resource, General Services & Legal Fujitsu Indonesia, Setya Rahadi. (amr)

Jumat, 07 Desember 2012

Inilah 6 Tips Memotret dengan Smartphone


NUSA DUA - Tak dipungkiri, kemampuan kamera telefon pintar alias smartphone terus mengalami peningkatan, misalnya saja, Nokia dengan teknologi PureView-nya yang diklaim perusahaan asal Finlandia itu dapat meningkatkan hasil dari jepretan kamera.

Meski begitu, salah satu fotografer profesional Gabriel Ulung menganggap kamera pada smartphone merupakan "kamera mainan".

"Megapiksel besar tapi gambar nggak bagus-bagus banget, boleh saja megapiksel besar tapi sensornya bagaimana,"tuturnya di sela-sela Media Gathering Fujitsu di Nusa Dua, Bali (6/12/2012).

Meski begitu, kamera pada smartphone juga turut membantu penggunanya dalam meringkus momen penting, namun ada beberapa hal soal teknik dasar fotografi dan perangkat kamera yang perlu diketahui. Berikut adalah sejumlah tips dari Gabriel untuk pengguna smartphone.

Adsense Indonesia1. Perhatikan lensa kamera
Gabriel mencatat bahwa mayoritas pengguna smartphone meletakkan perangkat tidak dalam kondisi yang baik. Akibatnya, saat digunakan lensa kamera kotor dan hasil gambar yang kurang prima. Sebelum memotret perhatikan lensa kamera pada smartphone Anda dalam keadaan bersih.

2. Perhatikan cahaya ruang
Kamera smartphone tidak memiliki fitur yang mendukung pengambilan gambar dalam kondisi pencahayaan minim, karenanya Gabriel menyarankan agar pengguna smartphone memperhatikan kondisi pencahayaan sebelum meringkus gambar. 

3. Gunakan kualitas high
Untuk menghasilkan gambar yang baik, ada kalanya sebelum memotret perhatikan pengaturan terkait kualitas gambar, disarankan menggunakan kualitas yang maksimum agar memperoleh hasil yang baik.

Namun, perlu diingat bila menggunakan kualitas gambar yang tinggi, pastinya akan menguras ruang media penyimpanan. 

4.Posisi memotret horizontal
Gabriel menyarakan para pengguna smartphone lebih menggunakan posisi memotret horizontal (landscape) ketimbang menggunakan posisi vertikal (potrait).

5.Gunakan komposisi 1/3 dan 2/3
Bagi Anda yang telah memahami teknik fotografi, komposisi ini mungkin telah menjadi panduan utama. Namun, bagi yang belum mengetahuinya, gunakanlah komposisi 1/3 atau 2/3 bagian agar frame gambar yang dihasilkan gelas.

6.Gunakan piranti lunak tambahan
Usai menjepret dengan memperhatikan sejumlah saran diatas, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengolah gambar agar tampilannya lebih menarik. Bagi Anda para pengguna smartphone dapat menggunakan aplikasi photo editing yang banyak tersedia di toko aplikasi seperti Google Play dan iTunes. (yhw)
>