Berlangganan Artikel Kami, Masukan alamat email anda:

Tampilkan postingan dengan label google play. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label google play. Tampilkan semua postingan

Senin, 24 Desember 2012

Awas, Virus Android Bikin Smartphone Kirim Pesan Sampah (Spam)


CALIFORNIA - Para pengguna smartphone Android nampaknya terus terancam. Kali ini sebuah pesan spam yang menginfeksi smartphone Anda dapat mengirim pesan jahat ke ribuan nomor telefon setiap hari. 

"Ancaman keamanan terhadap ponsel terus tumbuh secara sangat cepat dengan ancaman yang meningkat kompleksitasnya," kata peneliti keamanan mobile di jaringan perusahaan teknologi Juniper Networks, Dan Hoffman, seperti dikutip dari Usa Today, Selasa (25/12/2012).

Cloudmark Research baru-baru ini menemukan sebuah kampanye spam jahat yang mengirim pesan ke pengguna Android dengan menawarkan aplikasi gratisan seperti Need for Speed Most Wanted, Angry Birds Star Wars, Grand Theft Auto, dan sejumlah game populer lainnya.

Bila pengguna memasang aplikasi gratis tersebut, korban secara tidak sadar telah mengunduh program tersebunyi yang menghubungkan handset mereka ke server command and control di Hong Kong. Setelah itu, server akan mengirimkan daftar 50 nomor telefon, salinan pesan virus, dan petunjuk untuk memulai mengirimkan pesan ke setiap nomor. 

Dengan menggunakan handset Android yang terinfeksi, metode ini mirip seperti bagaimana spammer menggunakan PC yang terinfeksi untuk menyebarkan spam. 

Cloudmark memperkirakan bahwa hanya beberapa ribu smartphone Android yang terdeteksi, meskipun pesan teks sampah terus beredar. Sedangkan smartphone Apple, Microsoft, dan Research In Motion tidak menjadi terget utama virus ini -- mengingat, Google Android dirancang sebagai sistem terbuka, sehingga mudah bagi pembuat handset dan pengembang aplikasi membuat aplikasi 'aspal'.

Juniper Networks melacak peningkatan 350 persen aplikasi berbahaya yang mengicar pengguna Android dalam 12 bulan terakhir hingga Oktober."Serangan menjadi lebih berbahaya dan rahasia," kata Junniper Hoffman.

Bagaimana caranya agar terhindar dari aplikasi berbahaya?
Conway menyarankan pengguna Android untuk mengunduh aplikasi melalui platform resmi, Google Play. Dan tentunya, para pengguna juga seharusnya mengabaikan tawaran yang tidak diminta melalui pesan teks. 

Google Play, kata Conway "99,99 persen dapat dipercaya ", pasalnya perusahaan asal California itu bertindak dengan cepat bila terjadi celah keamanan pada produknya. "Anda jauh lebih aman ke Google Play ketimbang mengunduh aplikasi di sumber yang lain, terutama yang dari Asia. Bila tawaran itu menarik, namun kenyataannya, itu adalah palsu," tukas Conway. 

Jumat, 07 Desember 2012

Inilah 6 Tips Memotret dengan Smartphone


NUSA DUA - Tak dipungkiri, kemampuan kamera telefon pintar alias smartphone terus mengalami peningkatan, misalnya saja, Nokia dengan teknologi PureView-nya yang diklaim perusahaan asal Finlandia itu dapat meningkatkan hasil dari jepretan kamera.

Meski begitu, salah satu fotografer profesional Gabriel Ulung menganggap kamera pada smartphone merupakan "kamera mainan".

"Megapiksel besar tapi gambar nggak bagus-bagus banget, boleh saja megapiksel besar tapi sensornya bagaimana,"tuturnya di sela-sela Media Gathering Fujitsu di Nusa Dua, Bali (6/12/2012).

Meski begitu, kamera pada smartphone juga turut membantu penggunanya dalam meringkus momen penting, namun ada beberapa hal soal teknik dasar fotografi dan perangkat kamera yang perlu diketahui. Berikut adalah sejumlah tips dari Gabriel untuk pengguna smartphone.

Adsense Indonesia1. Perhatikan lensa kamera
Gabriel mencatat bahwa mayoritas pengguna smartphone meletakkan perangkat tidak dalam kondisi yang baik. Akibatnya, saat digunakan lensa kamera kotor dan hasil gambar yang kurang prima. Sebelum memotret perhatikan lensa kamera pada smartphone Anda dalam keadaan bersih.

2. Perhatikan cahaya ruang
Kamera smartphone tidak memiliki fitur yang mendukung pengambilan gambar dalam kondisi pencahayaan minim, karenanya Gabriel menyarankan agar pengguna smartphone memperhatikan kondisi pencahayaan sebelum meringkus gambar. 

3. Gunakan kualitas high
Untuk menghasilkan gambar yang baik, ada kalanya sebelum memotret perhatikan pengaturan terkait kualitas gambar, disarankan menggunakan kualitas yang maksimum agar memperoleh hasil yang baik.

Namun, perlu diingat bila menggunakan kualitas gambar yang tinggi, pastinya akan menguras ruang media penyimpanan. 

4.Posisi memotret horizontal
Gabriel menyarakan para pengguna smartphone lebih menggunakan posisi memotret horizontal (landscape) ketimbang menggunakan posisi vertikal (potrait).

5.Gunakan komposisi 1/3 dan 2/3
Bagi Anda yang telah memahami teknik fotografi, komposisi ini mungkin telah menjadi panduan utama. Namun, bagi yang belum mengetahuinya, gunakanlah komposisi 1/3 atau 2/3 bagian agar frame gambar yang dihasilkan gelas.

6.Gunakan piranti lunak tambahan
Usai menjepret dengan memperhatikan sejumlah saran diatas, pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana mengolah gambar agar tampilannya lebih menarik. Bagi Anda para pengguna smartphone dapat menggunakan aplikasi photo editing yang banyak tersedia di toko aplikasi seperti Google Play dan iTunes. (yhw)
>